Memahami Kecerdasan Emosi

Kecerdasan Emosi - Kabarsehat Kecerdasan emosi sangat dibutuhkan dalam kehidupan seharihari maupun dalam pekerjaan.

Menurut Howard Gardner (1983) terdapat lima pokok utama dari kecerdasan emosi seseorang, yakni mampu menyadari dan mengelola emosi diri sendiri, memiliki kepekaan terhadap emosi orang lain, mampu merespon dan bernegosiasi dengan orang lain secara emosional, serta dapat menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri. Berdasarkan buku”Romantic Intelligen”  inilah beberapa hal yang menyangkut kecerdasan emosi:

Anda memiliki kesadaran diri, artinya Anda mengenali dengan utuh spektrum keadaan emosi Anda serta bisa memahami apa yang Anda rasakan dan apa yang memotivasi tindakan Anda.

Anda mampu berempati; artinya Anda memiliki kemampuan untuk mengesampingkan pikiran-pikiran dan kebutuhan-kebutuhan Anda sendiri untuk sejenak, Anda juga mampu mengenali dan merespon emosi-emosi orang lain. Anda tahu bagaimana mendengarkan secara aktif.

Anda adalah pengelola emosi yang baik. Anda mampu mengekang dan mengatur emosi-emosi Anda. Memiliki keahlian membalik perasaan dan emosi negatif ke dalam tindakan yang berenergi dan memberdayakan diri sendiri.

Mahir memotivasi diri sendiri dan orang lain. Memiliki tujuan untuk memberikan yang terbaik yang ada dalam diri Anda dan orang lain. Anda adalah orang yang bersemangat, penuh gairah, serta mampu menyemangati orang lain dan diri sendiri.

Anda tidak menuruti dorongan hati dan tidak kehilangan kendali mengumbar perasaan tidak nyaman untuk kepuasan sekejap. Anda bisa tidur meski sedang ada masalah dan menganalisa masalah itu esok paginya atau bahkan pada hari berikutnya. Anda tidak membutuhkan penyelesaian seketika karena Anda bisa membiarkan ketidaktahuan dan Anda baik-baik saja dengan ambiguitas penantian.

Anda murah hati, mendahulukan kepentingan orang, dan memiliki pandangan positif. Bukan berarti Anda tidak marah atau sedih, tapi Anda memiliki alat untuk bekerja dengan emosi-emosi ini dan tetap bersama mereka. Anda tidak mengabaikan maupun menyangkal emosi-emosi ini dan tidak mencaci-maki orang karenanya. Anda melihat perasaan-perasaan negatif yang dialami sebagai pesan yang bermanfaat. Anda tahu emosi-emosi ini memberi tanda akan sesuatu yang penting.

Anda gigih, tidak pernah menyerah pada mimpi-mimpi atau pada diri sendiri. Anda seorang petarung, tahu bagaimana bertahan dan melihat kegagalan sebagai bagian dari proses meraih keberhasilan. Anda mengerti bahwa kegagalan adalah bagian dari risiko yang diambil untuk mencapai sukses, dan semua orang sukses kadang-kadang gagal.


*Anda Ingin Berkonsultasi dapat melalui “Ruang Konsultasi” Silahkan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.